Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Karya Estetik Waerebo Menjadi Magnet di Hati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sarfin Fidin
Sunday, December 5, 2021 | 05:36 WIB Last Updated 2021-12-11T07:34:33Z
Karya Estetik Waerebo Menjadi Magnet di Hati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Foto istimewah


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan rombongan  melakukan kunjungan ke kampung di atas awan, Waerebo, Satar Mese Barat, Manggarai, NTT. Kehadiran menteri Sandiaga menyembulkan energi positif dan suasana sukacita bagi masyarakat Manggarai. Tepatnya hari Kamis, 2 Desember 2021, kunjungan itu menjadi catatan sejarah yang dapat menggarisbawahi perkembangan dan kemajuan kehidupan masyarakat Manggarai (bidang pariwisata) pada masa mendatang.

Sandiaga Uno disambut dan diterima dengan sangat meriah. Tarian khas Manggarai mewarnai dan mempertegas identitas Waerebo sebagai ikon unik sekaligus mahakarya yang wajib dijunjung tinggi dan dijadikan momentum untuk semakin menjadi manusia berbudaya di tengah kemajuan tehnologi. 

Tarian Manggarai dalam penyambutan tersebut memberi pesan estetik. Bahwa Manggarai memiliki karya seni luar biasa. Tarian dengan musik khas tradisional menjadi kekayaan budaya yang membuat kampung di atas awan itu semakin unik dan menjadi magnet di hati para wisatawan lokal, nasional hingga mancanegara. Solekan estetik tempat eksotik tersebut merupakan jiwa budaya yang perlu ditata, dikuasai dan dihayati dalam keseluruhan kehidupan masyarakat Manggarai. Ini sangat mengagumkan. Kampung adat dengan rumah kerucut itu menjadi tempat permenungan, perjumpaan pelbagai karakter, pewarisan nilai-nilai kebajikan dan pengetahuan-pengetahuan kebijaksanaan hidup.

Sandiaga Uno sangat terkesan dengan karya seni, keunikan dan keindahan Waerebo sehingga diakui dan dipilih sebagai salah satu desa wisata terbaik untuk ikut dalam perlombaan Internasional Best Tourism Village atau Desa Wisata Terbaik yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO). Pengakuan dan pemilihan kampung budaya tersebut tidak serta merta alasan subjektivitas tetapi juga obyektivitas. Bahwa Waerebo sangat memesona dan pantas dipilih untuk ikut dalam perlombaan.

“Wae Rebo akan mewakili Indonesia dalam perlombaan UNWTO di tingkat internasional, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mendampingi secara maksimal agar Wae Rebo bisa meraih juara 1 (satu) di ajang internasional.” ujarnya.

Dalam perlombaan UNWTO tersebut, diharapkan, paduan musik tradisional dengan tarian khas Manggarai menjadi nilai lebih. Sebab karya estetik Manggarai bila dirapikan dan kualitasnya dimaksimalkan dapat mengguncang dunia. Hemat penulis, Waerebo dengan keseluruhan dan kekhasannya  akan menjadi magnet kejuaraan dalam perlombaan tersebut. 

Hal menarik yang menjadi kabar sukacita bagi masyarakat Manggarai yakni kata-kata motivasi Bapak Bupati Manggarai, Heri Nabit. Bupati mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dalam menjaga kelestarian kampung adat Wae Rebo. Bupati berencana untuk mengadakan pertemuan dengan beberapa kepala desa di sekitar desa Satar Lenda terkait keberadaan Wae Rebo dari segala sektor, dan barangkali juga terkait karya estetiknya.

Niat luhur bupati Manggarai sangat terkait dengan kualitas dan kemajuan kampung di atas awan tersebut. Dan momen mendekat yang sangat penting berkaitan perlombaan UNWTO. Bapak Bupati akan berjuang keras dan cerdas dan bekerja sama dengan masyarakat di sekitar desa Lenda untuk mewujudkan harapan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam perlombaan tersebut.

Dengan demikian, keindahan dan keunikan Waerebo menjadi tujuan destinasi yang semakin dirindukan, dihati dan dikenang serta dimasukan dalam sejarah hidup para wisatawan. 


Oleh: Nasarius Fidin

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Karya Estetik Waerebo Menjadi Magnet di Hati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Trending Now

Iklan