Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Melangkah Bersama, Ragaku, Jumpa (antologi Puisi Lilis Ratu)

Sarfin Fidin
Sunday, February 20, 2022 | 09:30 WIB Last Updated 2022-03-23T03:43:13Z
Melangkah Bersama, Ragaku, Jumpa
Melangkah Bersama, Ragaku, Jumpa (antologi Puisi Lilis Ratu)



Oleh: Lilis Ratu

Antologi puisi karangan Lilis Ratu yang berjudul Melangkah Bersama, Ragaku, Jumpa, memiliki makna reflektif yang sangat bermanfaat bagi para pembaca. Penasaran ya? Baca puisi-puisi yang sangat menarik ini hingga selesai. 


Kini aku berada di sini bersamamu 
Menghapus cerita usang yang tak lagi sama
Lima tahun aku terus tumbuh 
Karyaku sungguh kau kagumi


Bersama waktu tanganku tak akan lepas
Terus melangkah mengubah hati anak muda
Berjuang menepis kata-kata munafik dari mulut si dengki
Mengukir diri menjadi insan sejati

Hatimu tulus
Fisikmu mulus
Tak pernah pupus
Semakin menjulang saudara

Melangkah bersama tuk hidup baru
Semangat penuh juang
Kalau buka kita
Siapa lagi?



Kepala mengangguk pasrah
Tangan memohon piluh
Mata melirik sang pemilik suara
Hati berdebar deru

Kaki melemah tak berdaya
Suara dari mulut ini sangat keji
“Kamu sungguh tidak berguna!”
Itulah Ragaku
Tubuhmu tak pernah kucicipi
Dirimu sendiri saja sering kau abaikan
Ragaku tak lagi sama denganmu
Kita berbeda



Sapaanmu kala itu menampar hatiku
Kita pernah berpisah kala waktu tak merestui
Kita berjumpa di hari Minggu
Kau pergi membisu

Aku tak ingin kita berjumpa lagi
Walau hati tak bisa menahan rasa di hati
Jika bukan temu kangen
Jangan bilang rindu

Saling diam tak kalah musik terus berganti
Walau hati tak saling merangkup
Lepas pandang 
Jumpa lagi disaat yang sama


Penulis saat ini menetap di Kupang sebagai mahasiswi, menaruh minat pada sastra.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Melangkah Bersama, Ragaku, Jumpa (antologi Puisi Lilis Ratu)

Trending Now

Iklan