Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Pengaruh Game Online dalam Dunia Pendidikan

Sarfin Fidin
Senin, 28 Februari 2022 | 23:54 WIB Last Updated 2022-03-23T00:45:12Z
Pengaruh Game Online dalam Dunia Pendidikan
Pengaruh Game Online dalam Dunia Pendidikan


Oleh: Christiany Triofila De Simnia 

(Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)


Pengaruh Game Online dalam Dunia Pendidikan-Penggemar game online yang terus meningkat membuat Indonesia menjadi pasar potensial industri game dunia. Terutama game mobile atau permainan piranti bergerak, yakni permainan video yang dimainkan pada telepon seluler, komputer, tablet, konsol, kalkulator, atau jam digital. 

We are Social dan Hootsuite mencatat pengguna internet di Indonesia sebanyak 202,6 juta orang per Januari 2021. Sementara, jaringan mobile aktif mencapai 345,3 juta, atau 125,6% dari total populasi. Angka yang lebih tinggi dikarenakan terdapat penduduk yang menggunakan lebih dari satu gawai saat beraktivitas di internet. Sekitar 60,2% pengguna internet Indonesia menggunakan aplikasi gim online di gawainya. Mayoritas gawai yang mereka pakai adalah telepon pintar (smartphone) sebanyak 88,9%.

Baca: Di Penghujung Malam Pesta (Cerpen Pius Kanelmut)

Menurut Statista, jumlah pemain gim mobile di Indonesia mencapai 54,7 juta pada 2020. Jumlahnya naik 24% dibandingkan 2019 sebanyak 44,1 juta. Hal ini sekaligus membuat Indonesia menjadi negara terbesar di Asia Tenggara yang mendownload gim mobile. 

Game online masa kini sangat populer di kalangan masyarakat, terutama para pelajar. Dengan berkembangnya aplikasi-aplikasi game online seperti PUBG mobile, mobile legends, free fire, dan sebagainya. 

Berbagai game tersebut menyajikan permainan yang sangat menarik dan juga menantang. Metode permainan yang disuguhkannya juga sangat beragam. Jika dulu kita hanya bisa bermain game sendirian di handphone, maka kini kita dapat memainkannya bersama-sama dengan pemain lainnya di manapun mereka berada.  

Game online sendiri merupakan wadah bermain yang sangat digemari pelajar. Dimana, game online sendiri mempunyai daya tarik tersendiri yang membuat pengguna cenderung menghabiskan waktu lebih lama bermain game dari pada belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pelajar yang sering bolos sekolah demi bermain game online di warnet untuk  menghindari pembelajaran di kelas. Sehingga menyebabkan aktivitas sekolahnya terganggu.

Game online sangat mempengaruhi dunia pendidikan saat ini. Pemkaian game online di dominasi oleh kalangan pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, dan  SMA bahkan perguruan tinggi. Hal ini dapat diketahui dari banyaknya warnet dan game center yang memperoleh keuntungan melimpah setiap harinya, karena kunjungan dari para remaja yang candu pada game tersebut. Mereka lebih banyak  memanfaatkan waktu untuk bermain game sampai lupa pada tugas utama mereka sebagai pelajar. 

Baca: Lima Makna Hidup Yang Diajarkan Ibu Terhadap Anaknya

Pengembangan game online saat ini memberi berbagai dampak di lingkungan sekolah, baik itu dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari perkembangan game online adalah pertama, membantu pelajar menghibur diri dan menghilangkan stress. Manfaat tersebut dapat dirasakan ketika seseorang memanfaatkan game online untuk sekedar melepas penat atau membantu otak untuk rehat dari kesibukan yang ada. 

Kedua, bermain game online dapat mengaktifkan sistem motorik, dengan koordinasi yang tepat antara informasi yang diterima oleh mata kemudian di teruskan ke otak untuk diproses dan diperintahkan kepada tangan untuk menekan tombol tertentu yang akan menjalankan permainan. 

Ketiga, Game online dapat mendorong remaja menjadi cerdas mengatur strategi untuk memecahkan masalah. Bermain game online memaksa penggunanya untuk menganalisa serta membuat strategi untuk mencapai kemenangan. Hal tersebut secara otomatis melatih ketangkasan dan keterampilan pemain untuk merancang strategi. 

Keempat, game online dapat meningkatkan konsentrasi. Dengan berkonsentrasi pemain akan lebih mudah menerapkan segala taktik yang dipersiapkan untuk mengalahkan lawan dan mencapai kemenangan. 

Sedangkan dampak negatif dari perkembangan game online yang dirasakan masyarakat khususnya para pelajar atau mahasiswa adalah cenderung sulit mengendalikan prilaku impulsif, tidak stabil, merasa takut tertinggal, suasana hati gampang berubah, lelah, mendorong remaja untuk bertindak asosial, menimbulkan kemalasan belajardan sebagainya. Terdapat banyak hal yang menjadi pemicu dampak tersebut. 

Seperti, kurangnya kesadaran dalam diri, pengawasan orang  yang tidak maksimal terhadap penggunaan handphone anak, pengaruh negatif dari teman sebaya yang membuatnya ikut terjerumus dalam sisi negatif game online, sikap antisosial, (menyendiri), dan sebagainya. Game online juga dapat membuat individu melakukan tindakan intimidasi demi mendapatkan apa yang diinginkan. 

Baca: Tiga Jalan Menunda Pemilu, Simak Penjelasan Lengkapnya

Contohnya, ketika sekelompok remaja tidak memiliki uang untuk membayar warnet yang akan mereka datangi untuk bermain game, maka mereka memaksa teman yang dianggap memiliki uang yang banyak untuk membayar warnet tersebut dengan ancaman jika tidak menuruti permintaan mereka. Perilaku tersebut dapat memicu tindak kriminal yang berdampak pada pribadi maupun orang di sekitarnya. 

Maka dari itu untuk menghindari  penyalahgunaan game online dalam dunia pendidikan dengan mengendalikan keinginan pribadi, memupuk niat dalam diri untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi masa depan. Awalnya pasti sulit untuk melakukan hal tersebut.

Namun, lambat laun pasti terbiasa jika konsisten untuk melakukannya. Pemikiran ekonomis pun perlu diterapkan ketika ingin bermain game online. 

Mengingat biaya warnet yang terus naik drastis seiring berjalannya waktu, Mempunyai pikiran yang hemat dengan menghitung banyaknya uang yang dikeluarkan untuk bermain game online di warnet akan membuat individu lebih memeilih menghabiskan uang untuk hal yang berguna seprrti membeli beras, dll. Biasakan diri untuk mencari aktivitas lain yang positif dan lebih bermanfaat terutama kebiasaan yang disukai, seperti berolahraga, membaca buku atau berekreasi. Sehingga tidak ada waktu kosong untuk bermain game online. 

Demikian pengaruh game online dalam dunia pendidikan. Semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pengaruh Game Online dalam Dunia Pendidikan

Trending Now

Iklan