Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Dia milik-Mu, Bukan Aku (Puisi Vivinsia Daro)

Sarfin Fidin
Sunday, March 27, 2022 | 10:11 WIB Last Updated 2022-03-27T03:33:59Z

 

Dia milik-Mu, Bukan Aku (Puisi Vivinsia Daro)
Dia milik-Mu, Bukan Aku (Puisi Vivinsia Daro) - ilustrasi: gramedia


Dia milik-Mu, Bukan Aku adalah puisi, karya Vivinsia Daro yang sangat populer karena pengalaman reflektif yang sangat bagus. Pengalaman nyata sang penyair memampukan dia berproduktif dan berkreatif serta mengungkapkannya dalam bentuk puisi yang sangat luar biasa. Mau tahu? Baca puisi di bawah ini dengan baik.


Baca: Silvester Joni: Perempuan Juga Bisa (Kisah Perempuan Ketua OSIS di Loyola Tempo Doeloe)


Awal berjumpa meninggalkan kisah

Kisah  melahirkan rasa

Aku ingat betul waktu itu

Engkau datang menghampiriku

sekadar untuk mengucapkan selamat hari Minggu kepadaku

gugup pasti, dag, dig, dug jantungku

berdebar tidak menentu

Ya,,aku kira  begitulah suasana hati yang aku rasakan saat berpapasan dan bersalaman  denganmu

Selamat hari Minggu Suster, sambil tanganmu menyalamiku

aku tersenyum dibalik masker yang menutupi separuh wajahku

oooo ya frater,,,selamat berhari Minggu juga jawabku kepadamu sambil berjabatan tangan denganmu

aku berjuang untuk menyembunyikan rasa itu

sebab aku tak ingin kau tahu tentang rasa yang ada dalam hatiku

lagi-lagi rasa itu berkecamuk,,

aku tak menyangka bahwa moment itu menjadi moment pertama aku jatuh hati padamu

Entah seperti apa persaanmu saat itu

Aku tidak perduli


Baca: Pena Malam Terakhir (Cerpen Afri Ampur)


Tapi,,

jujur aku katakan

aku jatuh hati padamu

kendati demikian,,aku juga tak berhenti bertanya

apakah aku sungguh jatuh hati padanya ??

atau hanya manipulasi ide belaka ??

dan mungkinkah dia memiliki rasa yang sama ??

hhhhmmmm,,,,pasti tidak

Ini hanya perasaanku saja

aahhh,,,,tidak !! Tidak mungkin aku jatuh hati padanya

sementara dia sudah menjadi milik Tuhan

Tuhanlah yang menjadi kekasih hatinya

Bukan aku,,,sekali lagi

Bukan aku


Hatinya hanya untuk Tuhan

Ya,, hanya Tuhanlah yang menjadi kekasih hatinya dan tambatan hatinya

Dan tidak mungkin lagi terbagi

Dan aku tak mungkin merebutnya dari Tuhan

Dia hanya pantas untuk Tuhan

Bukan untuk aku


Baca: Analisis Perencanaan Audit Laporan Keuangan Pada Kap Thoufan dan Rasyid


Dalam hati aku berdoa:

Tuhan,,terima kasih Engkau sudah mempertemukan aku dengan dia

Engkau tahu bahwa saat ini aku sedang jatuh hati dengan dia

Dia yang  Engkau hadirkan untukku dalam pertemuan hari Minggu itu

Tapi, aku tahu Tuhan dia itu milik-Mu

Dan aku tak ingin menyakiti hati-Mu dengan merebut dirinya dari-Mu

Aku juga sadar, bahwa selain milik-Mu

Dia juga milik semua orang

Sama seperti aku yang juga milik-Mu dan milik semua orang

Akhirnya ya, Tuhan, ajarilah aku untuk menerima bahwa baik aku, maupun dia adalah sama-sama milikmu

Tidak ada untuk saling memiliki

Selain memiliki-Mu dalam jalan panggilan ini


Oleh: Maria Vivinsia Daro

Penulis adalah Mahasiswa STFT Widya Sasana Malang

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dia milik-Mu, Bukan Aku (Puisi Vivinsia Daro)

Trending Now

Iklan