Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Tak Ingin Diulang Kembali, Perihal Perasaan (Puisi-puisi Sherly Sherena)

Sarfin Fidin
Thursday, March 10, 2022 | 12:07 WIB Last Updated 2022-03-10T05:33:40Z
Tak Ingin Diulang Kembali, Perihal Perasaan (Puisi-puisi Sherly Sherena)
Tak Ingin Diulang Kembali, Perihal Perasaan (Puisi-puisi Sherly Sherena)


Oleh: Sherly Sherena


Tak Ingin Diulang Kembali


Siang itu, kita berpapasan langsung empat mata

Setelah sekian waktu lamanya 

Kita hanya beradu rindu lewat online 

Mengirim cinta lewat chat


Detak jam mengalun lambat tak senada 

dengan detak jantungku yang seperempat menit lebih cepat

Aku merasa bahwa arah waktu mengalun tak sejalan 

dengan pola pikirku yang merambat ke segala arah 


Baca: Di Manggarai, Tradisi Minum Tuak Saat Pesta Picu Penumpahan Darah, Stop Miras!


Beradu pandang, face to face

Lalu, perasaanku pelan-pelan memahat sebuah nama di dasar kalbu

Membiarkan cinta bersemi lebih dalam di relung jiwa

Berusaha merengkuh tiap rasa dalam penuh pesona kasih


Sampai akhirnya, seseorang menyadarkan aku 

Bahwa, ternyata aku salah; dia bukanlah takdirku.

Aku merasa tenggelam dalam sesuatu yang kelabu

Mengharapkan sesuatu tanpa kepastian


Aku sempat tak berdaya menahan perihnya

Aku sempat lunglai, jiwaku rapuh penuh penyesalan

Dari situ, aku mengerti satu perihal tentang cinta

Cinta tak pernah bisa dipaksakan


Sekalipun sekuat mungkin telah ku usahakan

Sekalipun segalanya telah ku buktikan

Jika kita tak diizinkan 'tuk jadi satu

Semuanya akan merasa kosong


Baca: Ketika ‘Duta Baca” Bersafari Literasi ke Manggarai Barat


Sesekali waktu suara hati seringkali berbisik penuh tanya

Haruskah ku ulang kembali?

Tidak! Aku tak mau lagi tenggelam dalam bidikan atas kekalutan yang pernah terjadi

Logikaku berontak untuk tak lagi mendengar

Kata-kata palsu penuh derita, nyaris tak bermakna itu


Aku memilih tuk tenangkan jiwa

Merasakan kedamaian menyelimut hidup

Menikmati hal terindah dalam episode perjalanan

Mencoba memaknai setiap musim hidup dengan seindah-indahnya


Perihal Perasaan


Banyak orang melihat 

Lalu menilai sepengetahuan mereka

Perihal kita yang seringkali tertawa menutup luka

Kita yang seringkali terlihat baik-baik saja

Kita yang seringkali berduka tak terlihat


Sementara nyatanya tak semudah lisan

Kita melewati masa-masa sulit sendirian

Seringkali menangis dalam ruang sunyi

Marah pada diri penuh tanya 

Tak jarang mengeluh pada Maha Pencipta


Baca: OSIS dan Komponen Pendukungnya


Adakah yang harus kita salahkan? Tentu saja tidak.

Kita harus mengerti bahwa tak semua orang tahu

Bagaimana kuatnya kita

Menjaga dan merawat serta mengontrol isi hati serta pikiran kita

Untuk terlihat baik-baik saja. 

Maka, jadilah dewasa maka kita akan bahagia.


Mau Memuat tulisan di BernasINDO.id?

Silahkan kirim ke email redaksi:

redaksibernasindo.id@gmail.com

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tak Ingin Diulang Kembali, Perihal Perasaan (Puisi-puisi Sherly Sherena)

Trending Now

Iklan