Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Merangsang Siswa 'Beropini' Melalui Tulisan

Thursday, August 25, 2022 | 16:42 WIB Last Updated 2023-02-08T08:27:58Z


Merangsang Siswa 'Beropini' Melalui Tulisan
Merangsang Siswa 'Beropini' Melalui Tulisan




Oleh: Sil Joni*


BernasINDO.id- Hari ini, Rabu (25/8/2022) para guru SMK Stella Maris mengikuti 'Opening Ceremony' pelaksanaan In House Training (IHT) program SMK Pusat Keunggulan (PK) lanjutan tahun 2022. Prakstisnya kegiatan pembelajaran 'tatap muka' dalam kelas, tidak bisa dilaksanakan. Karena itu, para guru diminta untuk secara kreatif 'memberikan tugas' kepada siswa agar 'waktu luang' itu diisi dengan kegiatan yang bersifat akademik dan berguna.


Baca: Aktifkan "Politik Kunjungan" (Tafsiran Kreatif Kisah Maria Mengunjungi Elisabet)


Mulai tahun pelajaran 2022/2023 ini, selain mengajar Mata Pelajaran Agama Katolik, saya juga mengajar salah satu mata pelajaran produktif untuk program Usaha Layanan Wisata (ULP) pada kelas X dan XI. Kebetulan, jam pelajaran 1-4, saya seharusnya mengajar di kelas X-05 ULP, tetapi hal itu tidak bisa dibuat sebab saya mesti mengikuti acara  pembukaan IHT itu.


Untuk itu, saya coba 'menatang siswa' di kelas X-05 ULP untuk menuangkan pendapat subyektif terkait dengan salah satu isu strategis dalam Mata Pelajaran Komunikasi Industri Pariwisata dan Kepariwisataan (KIPK). Rumusan pertanyaannya adalah: "Tulislah pendapat anda (satu halaman) tentang pentingnya keterampilan berkomunikasi bagi seorang calon pemandu wisata"? Pertanyaan utama itu, dilengkapi dengan pertanyaan sampingan. Pertama, apa yang anda harapkan dalam proses pembelajaran untuk Mata Pelajaran KIPK ini"? Kedua, bagaimana pendapat anda soal penampilan atau kinerja guru-guru SMK Stella Maris, khususnya guru-guru yang mengajar di kelas anda, termasuk guru KIPK"?


Kebetulan, opening ceremony IHT ini berakhir 'lebih cepat' (sekitar pukul 11.30 WITA), saya masih punya banyak waktu untuk 'memeriksa' pekerjaan anak-anak itu. Saya memeriksa secara serius dan teliti semua tulisan tersebut, baik dari sisi gramatika, diksi, struktur logika, maupun dari sisi konten (substansi).


Hasilnya, sungguh di luar dugaan saya. Ada begitu banyak pendapat yang sangat bernas dan dinyatakan dalam bahasa tulis yang relatif baik. Meski demikian, masih ada juga siswa yang agaknya membutuhkan banyak 'bantuan' dari guru guna 'meningkatkan' potensi literasi mereka.


Dari sekian banyak tulisan yang bagus tersebut, saya harus 'memberikan apresiasi tinggi' kepada salah seorang siswi atas nama Katarina H. Pandang. Hemat saya, untuk ukuran siswa Kelas X SMK, tulisan Katarina H. Pandang ini, termasuk istimewa. Jalan pikirannya sangat jernih dan runtut. Gagasan yang brilian tersebut dinyatakan dengan bahasa tulis yang sesuai standar.


Atas dasar itu, saya minta izin kepada beliau untuk 'menyebarkan' isi tulisannnya ke publik pembaca yang lebih luas baik melalui akun facebook maupun media dalam jaraingan (daring). Puji Tuhan, artikel opini dari siswi SMK Stella Maris, kelas X-05 ULP itu diterbitkan oleh media Bernasindo.id, Kamis (25/8/2022).


Sesuai dengan isu pokok yang terkandung dalam pertanyaan pancingan di atas, artikel itu diberi judul: "Pemandu Wisata dan Keterampilan Berkominikasi". Saya merasa sangat bangga dengan pencapaian dari adik Katarina H. Pandang ini.


Terus terang, kepuasan dan kebahagiaan terbesar yang dirasakan oleh seorang guru adalah ketika melihat anak asuhnya mengalami 'lompatan kemajuan' yang signifikan terkait dengan pengembangan potensi mereka, baik dalam bidang akademik, maupun sisi non-akademik.


Pengalaman sederhana ini, tentu saja 'memacu saya' untuk terus 'memompa' spirit berliterasi dalam diri siswa. Saya sangat yakin bahwa jika talenta siswa 'digenjot secara kreatif', bukan tidak mungkin semakin banyak siswa SMK Stella Maris yang bakal meramaikan ruang diskursus publik dalam jagat virtual.


Memang sejak awal tahun pelajaran kali ini, pihak SMK Stell Maris telah berkomitmen untuk mengakarkan tradisi berliterasi di sekolah. Para siswa diwajibkan untuk memiliki buku harian dan secara teratur 'menulis apa saja' dalam diari itu.


Untuk mendukung kemampuan menulis itu, kebiasaan untuk 'membaca pelbagai jenis tulisan' selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai, sudah mulai diterapkan. Boleh jadi, apa yang saya saksikan di kelas X-05 ULP hari ini, merupakan 'buah' dari kesetiaan kita menjalankan program menghidupkan gerakan literasi di sekolah itu.


Baca: Perjumpaan Terakhir DiBawah Pohon Ara


Akhirnya, saya mengucapkan profisiat dan selamat kepada Katarina H. Pandang. Berharap akan semakin banyak 'karya ilmiah populer' yang dihasilkan ke depannya. Saya akan dengan setia mendorong, membantu, dan mendampingi perkembangan Katarina dan para siswa yang lain dalam menekuni dunia literasi.



*Penulis adalah Staf Pengajar SMK Stella Maris Labuan Bajo.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Merangsang Siswa 'Beropini' Melalui Tulisan

Trending Now

Iklan