Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Wanita Bertubuh Puisi (Antologi Puisi Guidella11)

Sarfin Fidin
Friday, February 18, 2022 | 10:20 WIB Last Updated 2022-02-18T04:49:00Z

 

Wanita Bertumbuh Puisi (Antologi Puisi Guidella11)
Wanita Bertumbuh Puisi (Antologi Puisi Guidella11)


Oleh: Della Nampung


Malam ini

Dingin mencekam

Bayanganmu masih setia berenang di kepala

Wajahmu masihku kenang

Wanita bertubuh puisi

Meski berlalu jutaan zaman

Ingatan tentangmu tak pernah hilang

Baca: Menggugat Sunyi, Doa Persembahan (Antologi Puisi Anno Rebon)

Wanita bertubuh puisi

Bagaimana bisa kamu menyuruhku melantunkan puisi

Sementara yang menjadi ayat-ayat indah dalam setiap bait puisiku itu kamu


Wanita bertubuh puisi

Tahukah kamu..

Kadang sesaat malam menjemput senja

Disitulah air mata berserak

Tumpah tak tentu arah

Batinku kadang diam

Hanya mampu menggerutu

Dia jahat sekali memisahkan puisi dan bait-baitnya

Baca: Pelantikan Kepengurusan Baru IKSAM; Ini Pernyataan Tegas Pengurus Baru Periode 2022-202

Wanitaku..

Aku tak begitu mengenal bagaimana kamu

Aku tak begitu paham arti rindu

Aku tahu dari mereka kau tak suka tangisku

Tapi 

Aku juga tidak berjanji untuk berhenti menangisimu

satu yang kupahami

Kamu adalah pejuang ulung

Kau perang

Tanpa pedang

Wanitaku

Satu pintaku

Satu titahku

Tinggalah dalam hatiku

Kalau-kalau ragamu tak mampu ku rengkuh

Barangkali restumu menuntunku

Aku rindu

Sebab doa adalah kewajiban ku

Kerlingan matamu bingkai hatiku


Guidella11 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wanita Bertubuh Puisi (Antologi Puisi Guidella11)

Trending Now

Iklan