Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Antologi Puisi Fransiskus Ndejang, Salah Satunya: Indahnya Hidup Toleransi

Sarfin Fidin
Wednesday, April 27, 2022 | 09:42 WIB Last Updated 2022-04-27T04:02:20Z

 

Antologi Puisi Fransiskus Ndejang, Salah Satunya: Indahnya Hidup Toleransi
Antologi Puisi Fransiskus Ndejang, Salah Satunya: Indahnya Hidup Toleransi

Antologi Puisi Fransiskus Ndejang seperti Reuni Sekolah, Sayap-Sayap Patah, Gegap Gempita, Indahnya Hidup Toleransi, dan Sekolahku Indah sangat baik untuk dibaca, direnungkan dan dihayati dalam setiap pengalaman keseharian. Untuk mengetahui maknanya, simak puisi-puisi berikut ini.

Baca: Kumpulan Puisi Karya Fransiskus Ndejang

Reuni Sekolah 

Reuni sekolah, alumni dipanggil pulang sejenak untuk bersua dan berbagi cerita tentang  masa sekolah yang terasa unik...

Reuni sekolah, menyimpan sejuta kenangan indah sepanjang hidupku ketika dididik dalam kasih dan cinta....

Reuni sekolah, mengingat suka duka kita bersama di Almamaterku yang menghidupkan suasana damai  

Reuni sekolah, teman lama bersua kembali dalam  cinta lama bersemi kembali 

Reuni sekolah, kumpulan sejuta kenangan manis di almamaterku ketika bersama di almamaterku tercinta 

Reuni sekolah, jangan baper terbawa arus masa lalu untuk suasana batin yang mengganjal persahabatan  kita berdua, bertiga dan berempat ...

Reuni sekolah, kita akan  bersua kembali kangen-kangenan sambil bersenda gurau tentang cerita masa lalu yang  elegan, dalam romantika bercinta 

Reuni sekolah, sstt... Jangan terbuai terbawa arus  perasaan yang membongkar aib kisah kisah  indah masa lalu penuh romantika berdua...

Reuni Sekolah, ajang pertemuan tahunan setiap angkatan untuk menengok almamaterku  yang sudah lama merindukanya 

Merindu disapa, diingat, dikenang selalu  dalam doa siang dan malam bagi para penjasah untuk kehidupan  kekal abadi selamanya...!

Puisi ini disusun untuk mengenang kisah kasih masa sekolah dalam ajang reuni, sebagai bentuk silahturahim antar angkatan dari suatu lembaga pendidikan yang telah mendidik, membimbing, mengasuh, melatih dan menempuh dalam karakter, akademik, dan non-akademik. Diriwayatkan kembali untuk dikenang sepanjang masa demi terjalin hubungan yang harmonis antara sekolah dengan para alumni. Tentu, banyak cerita dan Lika liku perjalanan di masa sekolah. Ada yang menyenangkan dan ada pula yang tidak menyenangkan. Labuan Bajo, 26 April 2022.

Sayap Sayap Patah 

Perjuangmu habis habisan menumpas terorisme negara berdaulat untukmu Pertiwi 

Janji setiamu untuk negara tercinta pantang mundur selangkah pun, kau berjuang 

Janji Sapta satria bajah hitam menumpas KKB di Papua, terorisme di seluruh negeri tercinta 

Kau berkorban demi kesetiaan negara dan bangsa Indonesia berdaulat dari Sabang Merauke, dari Miangas Ronda

Sayap-sayap patah, kau tak bisa terbang jauh melanglang buana bunga bunga bangsa 

Sayap- sayap patah, kau dikenang untuk setia buat ibu Pertiwi yang tak tergoyahkan...!

Sayap-sayap patah, Satria sejati bunga bunga  bangsa yang harum semerbak mengabdi untuk negeri tercinta 

Sayap-sayap patah, kau korbankan semangat untuk membela kebenaran ideologi Pancasila 

Sayap-sayap patah, kau tak gentar membela yang benar untuk ibu Pertiwi

Sayap-sayap patah, semangatmu berjuang untuk damai sejahtera untuk negara dan bangsa berdaulat 

Sayap-sayap patah, mati satu timbul seribu menjaga Marwah kedaulatan negara Indonesia...! Semoga. Labuan Bajo, 26 April 2022. Penulis puisi disusun setelah membaca refleksi 5 orang anggota Brimob di Mako Brimob Jakarta yang gugur dalam melawan terorisme, juga sekian banyak prajurit yang gugur di Medan perjuangan negara kesatuan RI di Papua, melawan OPM. 

Baca: Sahabat Sejatiku (Puisi Fransiskus Ndejeng)

Gegap Gempita

Gegap gempita, membangun kota wisata super premium di kota Labuan Bajo terindah 

Gegap gempita, menjemput gerakan pembangunan untuk semua 

Gegap gempita, hiruk pikuk penghuni kota menerima kenyataan membangun peradaban kota yang indah

Gegap gempita, menjemput kemajuan untuk kota wisata super premium 

Gegap gempita, antara riak riak kemajuan di tengah pergolakan batin para penghuni yang beranekaragam 

Gegap gempita, ada yang terempas dari kemajuan kota super premium, ada yang menang dari gerahnya kemajuan kota

Gegap gempita, ada yang menang, dan ada yang kalah dalam petarungan sengit kemajuan kota

Gegap gempita, yang menang bertahan  hidup di kota ini...namun, yang kalah tersungkur dan jadi pecundang 

Gegap gempita, setiap warga kota senantiasa terbuka mata dan telinga menjemput kemajuan kota

Gegap gempita, warga kota super premium jangan pernah mundur biar selangkah nyamuk, maju terus selangkah kuda

Gegap gempita, warga kota super premium siap sedia selalu jiwa raga, kuat, sehat menjemput kemajuan 

Gegap gempita, pemilik kota super premium jangan tidur sebelum waktumu tidur panjang...!

Gegap gempita,  Bangunlah  selalu dengan  semangat yang membara bersaing sehat untuk kota super premium...!

Gegap gempita, terbuka hati dan pikiran jernih untuk membangun kota super premium yang damai selalu....! Penulis puisi ini, dari hasil cermat yang cukup mendalam dalam situasi kemajuan pembangunan di kota wisata super premium ini, tentu, akan berpengaruh ada yang menang bersaing dan ada yang kalah bersaing. Ini sebuah resko untuk menerima sebuah kemajuan. Dimana saja di atas muka bumi ini. So pasti! Marilah kita jemput pembangunan dengan mental petarung dan jauhkan dari mental pecundang. Mental petarung, siap menang, dan mental pecundang siap kalah. Labuan Bajo, 26 April 2022.

Indahnya Hidup Toleransi 

Betapa indahnya hidup toleransi dan berdampingan dalam karya bersama

Betapa indahnya hidup ini apabila saling menhargai dan menghormati satu sama lain 

Berapa indahnya aku dan kau menerima dan mengakui perbedaan itu

Biar anak kembar fraternal dan  identik tetap memiliki perbedaan yang hakiki 

Dalam suatu komunitas yang beranekaragam ini...! Biarlah itu menjadi modal untuk saling menghidupi 

Aku dan kau berbeda, tidak mempertajam apalagi mengkianatinya,  

Aku dan kau adalah kita yang serasa, seperjuangan yang utuh untukmu negeri tercinta...!

Indahnya hidup toleransi,  saling memahami  kelebihan dan kekurangan satu sama lain diantara kita

Toleransi saling menghargai dan memelihara untuk hidup dalam perjuangan bersama demi komunitas yang humanis 

Indahnya toleransi, tidak ingin menang sendiri, apalagi ingin memaksa kehendak untuk  menggangu hubungan baik diantara kita selama ini...!  

Indahnya toleransi demi kemanusiaan  sejati untuk memajukan komunitas bangsa dan negara yang damai dan sejahtera...!

Indahnya toleransi saling percaya, memupuk rasa percaya diri diantara perbedaan diantara kita 

Indahnya toleransi jauh dari rasa iri, cemburu untuk memajukan komunitas dalam semangat positip 

Indahnya toleransi tidak saling melukai perasaan bersama dalam komunitas yang indah, damai dan sejahtera...!  

Mari kawan kita pupuk tambah subur dalam penuh semangat perjuangan yang tak kenal lelah untuk Indonesia bersahabat dan damai selalu...! Amin. 

Puisi ini disusun atas sebuah renungan yang mendalam dalam tugas pengabdian sebagai seorang pemimpin yang diberi amanah untuk memimpin, mengelola, dan mengatur tata kelola atas, adanya perbedaan untuk kemajuan bersama dalam sebuah komunitas yang rumpu ranpeh. Labuan Bajo, 26 April 2022.

Baca: Sapu Tangan Tuhan (Cerpen Efrem Danggur)

Sekolahku Indah 

Kompleks sekolahku indah menawan hati dipagi hari 

Memesona jiwa warga sekolahku setiap hari menjemput hari baru 

Sekolahku indah permai setiap hari penuh terhibur oleh warga yang ramah tamah 

Sekolahku indah menghibur hati kian menanti pelajaran setiap hari 

Sekolahku indah menyenangkan hati,  jiwa yang aman, tenang  damai, dan kondusif

Sekolahku rindang,  sejuk , damai;  sayut menyahut salam  sapa, senyum, sopan, santun

Sekolahku, beranekaragam budaya sosok warga yang setia melayani setiap hari  

Sekolahku, posisi persis terletak di jantung kota super premium Labuan Bajo my city 

Sekolahku, beranekaragam  suku, budaya yang menyatu dalam semangat toleransi antar warga 

Sekolahku, saling menghargai perbedaan yang  multitalenta dalam semangat kekeluargaan 

Sekolahku, jauh dari rasa krasak krusuk dalam hubungan kebatinan satu sama lain dalam komunitas hakiki 

Sekolahku, dijadikan barometer di tahun toleransi kehidupan bersama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika...!

Puisi ini,  disusun oleh  penulis atas sebuah refleksi dari kehidupan sekolah, SMP Negeri 1 Komodo, selama ini, bagaimana indahnya hidup berdampingan secara damai antara para guru, pegawai dan para siswa yang berbeda latar belakang agama, sosial budaya dan karakter. Labuan Bajo, 26 April 2022.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antologi Puisi Fransiskus Ndejang, Salah Satunya: Indahnya Hidup Toleransi

Trending Now

Iklan